Uncategorized

PJB Peduli Korban Kebakaran

PT. Pembangkit Jawa Bali (PJB) melakukan peresmian Monumen Pahlawan Kelistrikan, di Indramayu, hari ini (20/1). Monumen ini dipersembahkan PT PJB untuk mengenang jasa para pekerja yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran naas November 2015 silam.

Sebagai satu ungkapan terimakasih dan penghargaan atas jasa korban Pimpinan manajemen PT PJB menyematkan gelar pahlawan kelistrikan serta mencantumkan nama korban dalam monumen khusus yang dibangun tepat di depan pelataran conveyor 6 lokasi musibah itu terjadi. Tak hanya itu, sejumlah ruangan di lingkungan PLTU Indramayu pun dinamakan menggunakan nama para korban.

Kebakaran yang diklaim disebabkan akibat angin kencang itu menelan 7 Korban meninggal dan 3 lainnya luka bakar setadium lanjut.

Ke-10 pekerja yang menjadi korban terperangkap api karena memilih memotong sistem instalasi agar kebakaran tidak membesar dan tidak menyebar ke bagian PLTU lainnya. “Bayangkan, mereka bisa saja menyelematkan diri mereka sendiri namun mereka memilih untuk menjalankan tugas, penghargaan setinggi-tingginya kami berikan kepada para keluarga korban,” ujar Muljo Aji, Direktur Utama PJB.

“Mereka layak disebut pahlawan kelistrikan. Mereka menyelamatkan aset negara seharga 8 T untuk penerangan Jawa dan Bali dengan mengorbankan dirinya,” tambahnya lagi.

General Manager PLTU Indramayu, Judi Rahmanu menilai bahwa seluruh korban setelah melancarkan aksinya heroiknya mencegah pelebaran api, mereka masih dalam posisi sadar bahkan bisa berjalan mencari pertolongan. “Tidak ada yang meninggal ditempat, Kesemua korban meninggal di rumah sakit,” jelasnya. “Pertolongan pertama saat itu kami lakukan dengan sangat cepat, apapun kami lakukan agar mereka selamat bahkan ada yang langsung kami terbangkan ke Singapura,” timpal Yuddy Setyo Wicaksono, Direktur Produksi PJB.

Sebagai pertanggungjawaban, PJB juga menunaikan kewajiban untuk menyantuni keluarga, memberikan beasiswa kepada anak dan sanak keluarga yang ditinggalkan para korban serta membuka kesempatan bagi keluarga untuk menjadi karyawan disana.

Adapun 7 nama korban meninggal yang namanya diabadikan dalam monumen pahlawan kelistrikan yaitu:

Mereka adalah :
1. Teguh Prasetyo
2. Slamet Riyadi
3. Andika Permana Jaya
4. Herdiyanto
5. Ahmad Fauzi
6. Rosidin
7. Usman

Sedangkan 3 korban yang berhasil diselamatkan pasca kejadian ialah :
1. Haryanto
2. Muhammad Ashari
3. Trianto

sumber : http://www.listrikindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s